Apakah Kau Ragukan Daku
Wajah nan menatap penuh curiga Menelanjangi ketulusan hamba Dengan tikam kalimat ke jantung malam Kau. Cemburu tak makna wahai adinda Bolehlah aku nyatakan padamu setangkai kenbang Nan tiada lagi daun dan kelopak? Siapa nan sudi padanya Atau siapa nan suka menrohnya di jambangan suci? Kau tak faham. adinda. Aku bukan menilai jasadmu Atau wajah nan penuh curiga ragu Sakit hati tikam.katamu Kutahan karena ku tatap hatimu Walau hina caci kau lepaskan Tentang segala kelemahan ku Nan ku tahu amarahmu itu Wujud cemas ka kehilangan mu Sudahi mangasah amarah Usaiakan menikam dadah Aku hanya hargai cahaya Nan ditanamkan sang maha pencipta Di dada penuh dendam mu itu Akhiri kabut asmara Jernihlah menatap sukmaku Tak kan ada pelita nan baru Asbab kau adalah cahaya hidupku Kekasihku Sedarilah. Aku melihat wajah segala wajah Oh sayangku Fahamilah. Aku merajut cinta segala cinta Dari nan tampak kau nan curiga Ha...